74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

555 Pasukan Yonif 405/Suryakusuma Ditugaskan ke Papua, Danyon : Tugas Operasi adalah Kebanggaan



CTVINDONESIA, BANYUMAS - Sebanyak 555 prajurit TNI AD Batalyon Infanteri (Yonif) 405/Suryakusuma diberangkatkan ke Papua, Sabtu pagi (21/5/2022) di Lapangan Pancasila.


Pelepasan pasukan yang akan bertugas mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Upacara Pengantaran Satgas Satuan Organik Papua Yonif 405/Suryakusuma tahun 2022 yang langsung dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Banyumas Sadewo Tri Lastiono.


Selain oleh Wabup Banyumas, pelepasan juga dilakukan oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf. Yudha Airlangga, Dan Brigif-4/Dewa Ratna Letkol Inf. Gunnarto, SH, Dan Yon 405/Suryakusuma Letkol Inf. Teguh Eko Effendi, SE, Kajari Cilacap Sunarko, SH, MH , Anggota DPRD dari PKB Darisun dan Kasatpol PP Banyumas Setia Rahendra.





"Dalam menjalankan tugas yang salah satunya adalah pengamanan Objek Vital di Papua, prajurit TNI 405 juga memiliki tugas pokok pembinaan teritorial dan komunikasi sosial, semoga bisa dlaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab,"katanya.


Wabup Sadewo Tri Lastiono juga berpesan agar dalam menjalankan tugas negara, dapat menjaga kondisi sehat baik berangkat maupun kembali ke Banyumas. Pihaknya juga berharap agar acara pelepasan pasukan perlu dijaga keterpaduannnya.


"Jaga sehat, dan ini perlu dijaga kelestarian dalam melibatkan pemerintah daerah saat pelepasan pasukan saat bertugas ke daerah lain,untuk keluarganya yang berhubungan dengan pihak pemkab akan kami support,"katanya.



Sementara Dan Brigif-4/Dewa Ratna Letkol Inf. Gunnarto mengatakan sebanyak 555 prajurit terbaik di Batalion 405 merupakan prajurit terbaik yang akan bertugas di Timika, Papua.


"Hari ini saya melepas 555 prajurit, tidak mudah bagi prajurit mendapat tugas negara,tugas merupakan kebanggaan, dan tidak semua prajurit yang ada di Indonesia ini diberi kepercayaan untuk berangkat tugas,"katanya.


Sedangkan Danyon 405/Suryakusuma Letkol Inf. Teguh Eko Effendi menjelaskan bahwa tidak semua prajurit mengalami tugas ke papua."Tugas operasi merupakan kebanggaan, hanya sedikit yang diberi tugas,"jelasnya.



Pihaknya juga merasa bangga karena Batalion 405 melaksanakan tugas operasi dan pengamanan, salah satunya adalah obyek vital Freeport Indonesia di ring ruang dan didalam.


"Pengamanan obyek vital salah satunya adalah Freeport Indonesia, selain itu juga faktor komunikasi sosial kepada masyarakat sekitar untuk menyadarkan bahwa obyek vital juga menghidupi kesejahteraan warga Indonesia,"katanya.


Sedangkan untuk keberangkatan akan dilaksanakan dalam empat tahap dan untuk tahap pertama akan berangkat dari Semarang yang akan dilepas oleh Panglima  TNI.


"Hari ini tahap pertama akan menuju Semarang untuk kemudian dilepas oleh Panglima TNI,"pungkasnya.***


0

Posting Komentar