CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pemkab Banyumas Pinjamkan Lahan Seluas 1,5 Hektar Untuk Rumah Suling Daun Sereh Pokmas Bapas II Purwokerto

Pemkab Banyumas Pinjamkan Lahan Seluas 1,5 Hektar Untuk Rumah Suling Daun Sereh Pokmas Bapas II Purwokerto



BANYUMAS - Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto Edy Suwarno menjelaskan, lahan rumah suling daun sereh di desa kedungrandu Patikraja seluas 3,6 hektar milik Lapas akan terus dikembangkan. 

"Berarti nanti kalau ada lahan dari pemkab 1,5 hektar luasnya betambah menjadi 5 hektar lebih untuk rumah suling daun sereh bagi pelatihan dan pembinaan klien di Banyumas,"terangnya kepada awak media seusai peninjauan Dirjen PAS Kemhumkam Reynhard Silitonga di Rumah Penyulingan Daun Sereh Pokmas Lipas Bapas II Purwokerto di Desa Kedungrandu, Patikraja, Banyumas, Kamis (12/11/2020). 

Sementara Direktur PT. Dewara Nusa Jaya Selalu Pokmas, Wahyu Baharudin mengatakan, saat ini rumah suling daun sereh di Desa kedungrandu sudah mempekerjakan sebanyak 24 orang klien. 

"Kami sudah mempekerjakan 24 klien, dan produk-produk rumah suling daun sereh ini kita beri nama Indopas. Dan beberapa produk sudah kita hasilkan diantaranya untuk handsanitizer, karbol dan lainnya,"katanya.

Sekarang kapasitas produksi rumah suling kedungrandu masih 250 kilogram perhari berbeda dengan rumah suling yang ada di nusakambangan. 

"Kapasitas produksi sehari disini masih 250 kilogram daun sereh perhari mengingat mesinnya tidak terlalu besar. Tidak seperti di Nusakambangan bisa mencapai satu ton,"ujarnya.

Menurutnya, untuk harga minyak daun sereh memang naik turun namun  saat covid ini masih bagus. 

"Harganya saat ini lagi lumayan bagus saat covid yaitu 250 ribu per kilo, sedangkan disini per harinya memproduksi 5 kilogram,"tandasnya.


Sementara salah satu klien bernama Muhammad Abdul Azis (33 tahun) asal Kebumen mengatakan, awalnya untuk bisa membuat sereh menjadi karbol dibutuhkan pelatihan selama setengah bulan. 

"Awalnya memang sulit namun karena kami terus dididik dan dibina akhirnya bisa membuat campuran  sereh menjadi karbol," katanya. 

Bahkan selama bekerja di rumah suling itu dia diberi gaji Rp. 50 ribu perhari. 

"Ya kami di gaji 50 ribu per hari disini, lumayan mas," ungkapnya.

Saat ini berdasarkan data dari Bapas Kelas II Purwokerto, jumlah klien yaitu 1.070 orang dan yang berdomisili di Kabupaten Banyumas berjumlah 420 orang.(Rama) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar