CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pergi Tanpa Pamit Ny.Kalem Di Temukan Tewas Di Sungai Pengadegan.

Pergi Tanpa Pamit Ny.Kalem Di Temukan Tewas Di Sungai Pengadegan.

Pengadegan,Banyumas-Nasib tragis menimpa seorang nenek berusia 60 tahun warga korban -  Desa Pengadegan Rt.03/011 Kec. Wangon Kab. Banyumas bernama Ny. Kalem. Pasal ia meninggal saat berada di sungai di dekat rumahnya.

Dari informasi yang di himpun anggota Polsek Di distrik Jatilawang (Wangon, Lumbir dan Jatilawang ) bahwa korban yang mempunyai riwayat penyakit epilepsi (ayan) pergi dari rumah jam 09.00 hari Rabu (14/9/6).

Tanpa pamit pada anggota keluarganya dirumah, sehingga membuat khawatir. selanjutnya pada jam 19.00 wib, anak K bernama  Tunik yang serumah menyampaikan informasi kepada tetangga dengan harapan membantu mencari.

Pencarian hingga sore hari pun belum bisa membuahkan hasil . Setelah cukup sabar melakukan pencarian bersama warga, akhirnya tetangga korban bernama Jirmanto (40thn) dan Amin berhasil menemukan Korban di aliran dasar  sungai Klambi Turut Desa Pengadegan Rt.03/011 Kec. Wangon, Kab. Banyumas.

Atas penemuan tersebut bersama warga yang lain wrga yang lain mengevakuasi untuk selanjutnya di bawa ke rumah duka.

Pihak Polsek Wangon yang datang saat kejadian segera melakukan olah TKP. Setelah di lakukan olah TKP langsung di larikan ke Puskesmas Wangon. Menurut Kapolsek Wangon AKP Supriyanto,"Ini adalah murni kecelakaan yang di akibatkan penyakit epilepsi yang kambuh tanpa ada yang mengetahui."Katanya.

Oleh Dokter Puskesmas Wangon Satu  diadakan pemeriksaan bahwa dalam tubuh Korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun Korban diduga penyakit epilepsi (ayan) kambuh dan masuk ke sungai sehingga tidak bisa bernapas dan kehabisan oksigen.

Adapun pihak keluarga diwakili anak tertua yang hidup serumah bernama TUNIK menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan selanjutnya dimakamkan di Pemakaman Umum desa Pengadegan.(*ck)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment