TfOoTUW0GpA7BUzoTfz7TUz0TA==

Penggemar K-pop Indonesia dan Global Mengusulkan Pembentukan Dewan ‘Konser Rendah Karbon’ Kepada Majelis Nasional Korea Selatan


Seoul, 10 Februari 2026 – 
KPOP4PLANET menyampaikan proposal ‘Pedoman Carbon-Neutral Performance’ kepada Anggota Parlemen Korea Selatan, Park Soo-hyun (Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata) dari Partai Demokrat Korea, melalui pertemuan langsung yang digelar di Majelis Nasional di Seoul pada 6 Februari 2026.


Penggemar K-pop dari Indonesia dan Korea Selatan menyerukan proposal tersebut dengan tujuan untuk melindungi ‘fandom yang berkelanjutan’ di tengah memburuknya krisis iklim. Pertemuan ini diselenggarakan untuk mengkonkretkan isu-isu yang diangkat pada "Forum Standardisasi Konser K-Pop Rendah Karbon" yang diadakan di Majelis Nasional Desember lalu.


Proposal tersebut mendorong pembentukan dewan yang dipimpin pemerintah Korea Selatan untuk menetapkan pedoman pertunjukan dan acara K-pop netral karbon. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Nurul Sarifah, salah satu pendiri KPOP4PLANET; Dayeon Lee, aktivis yang terpilih untuk BBC 100 Women tahun 2023; dan Nayeon Kim, aktivis yang memimpin kampanye "K-Pop Carbon Hunters", yang secara langsung membahas kekhawatiran para penggemar global.


Aktivis Dayeon Lee menyatakan, "Pedoman Acara Ramah Lingkungan Rendah Karbon pemerintah Korea saat ini telah stagnan selama 18 tahun sejak diberlakukan pada tahun 2008." Ia menekankan, "Kami mendesak pembentukan badan konsultatif resmi yang melibatkan Majelis Nasional, pemerintah, dan industri untuk menetapkan standar praktis yang mencerminkan pertumbuhan pesat industri pertunjukan dan realitas krisis iklim. Konser rendah karbon bukanlah pilihan, tetapi masalah kelangsungan hidup." lanjutnya.


Aktivis Indonesia Nurul Sarifah mengatakan, "Di Indonesia, salah satu tempat terbesar bagi basis penggemar K-pop di dunia, pembatalan konser akibat bencana iklim seperti banjir dan cuaca ekstrem semakin meningkat. Para penggemar mengalami dampak krisis iklim sebagai ancaman eksistensial dalam kehidupan sehari-hari mereka." Ia menambahkan, "Jika Korea, tempat kelahiran K-pop, menetapkan standar konser rendah karbon, ini akan memperkuat dampak budayanya."


Para penggemar Indonesia yang tidak dapat hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan pesan video yang menyentuh kepada Anggota Parlemen Park Soo-hyun, "Tolong pimpin perubahan ini agar kami dapat menikmati K-pop dengan gembira seperti sekarang." 


Menurut survei yang dilakukan oleh KPOP4PLANET tahun lalu, 92,2% penggemar K-pop global mengatakan mereka menginginkan konser rendah karbon, dan kampanye KPOP4PLANET "K-pop Carbon Hunters" saat ini memiliki hampir 10.000 tandatangan petisi dari penggemar di seluruh dunia.


Sebagai tanggapan, proposal KPOP4PLANET menguraikan tugas-tugas utama Dewan ‘Konser Rendah Karbon’, yaitu:

  1. Menetapkan standar untuk mengukur emisi karbon di seluruh proses perencanaan dan operasional pertunjukan.
  2. Meninjau kebijakan insentif yang efektif untuk pertunjukan netral karbon.
  3. Secara resmi menetapkan dan mendistribusikan pedoman.
  4. Mempromosikan "Proyek Percontohan Pertunjukan Netral Karbon" yang dipimpin oleh Majelis Nasional. Mereka mendesak pembentukan badan konsultatif yang melibatkan pemerintah dan industri.


Anggota Parlemen Park Soo-hyun mengatakan bahwa ia "meminta peta jalan pemerintah melalui penyelidikan komite tetap dan akan mengambil langkah-langkah untuk membentuk badan konsultatif kebijakan."


Setelah menerima proposal tersebut, Anggota Parlemen Park Soo-hyun menyatakan, "Saya sangat bersimpati dengan kegiatan berharga ini untuk planet dan generasi mendatang. Saya akan meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk mengembangkan peta jalan untuk pedoman konser rendah karbon dan sekaligus membentuk badan konsultatif untuk bekerja sama." 


Ia juga menguraikan rencana implementasi yang konkret: "Kami akan menanyakan posisi pemerintah tentang pedoman tersebut pada pertemuan komite tetap berikutnya." Ia mengumumkan bahwa ia akan segera meninjau langkah-langkah dukungan legislatif.


Sejak tahun lalu, KPOP4PLANET secara konsisten telah menyerukan perubahan dalam industri pertunjukan, termasuk penggunaan energi terbarukan, untuk mengatasi krisis iklim melalui kampanye "K-Pop Carbon Hunters" mereka. 


Dengan mengutip contoh tur rendah karbon oleh artis global seperti Coldplay dan Billie Eilish, organisasi tersebut menekankan, "K-Pop juga harus memikul tanggung jawab terhadap krisis iklim sesuai dengan posisi globalnya."

Komentar0

Type above and press Enter to search.