74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Jelang Lebaran, IKEA Ajak Masyarakat Fokus pada Kenyamanan, Bukan Kesempurnaan Rumah


Tangerang, 25 Februari 2026
 – Menjelang Lebaran, media sosial sering menampilkan inspirasi rumah dengan ruang tamu tertata sampai ke sudut ruangan. Padahal, yang terjadi di setiap rumah kurang lebih sangat berbeda dengan kesempurnaan yang ditampilkan.

 

Ruang tamu menampung lebih banyak orang, meja makan yang selalu penuh, dan sudut-sudut rumah dipakai di luar kebiasaan harian. Di tengah tren yang ada, banyak keluarga menghadapi tantangan yang sama. Yaitu, bagaimana caranya membuat rumah tetap nyaman tanpa harus melakukan renovasi atau pembelian besar.

 

Menurut Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, kunci persiapan Lebaran bukan pada tampilan yang sempurna, melainkan pada fungsi ruang yang mampu beradaptasi. “Saat jumlah orang dan aktivitas meningkat, ruang perlu fleksibel. Furnitur yang mudah dipindahkan, penyimpanan serbaguna, dan pembagian area yang jelas akan membuat rumah terasa lebih siap tanpa harus diubah total.”

 

Dengan pendekatan tersebut, persiapan rumah menjelang Hari Raya dapat dimulai dari penyesuaian sederhana yang langsung menjawab kebutuhan ruang sehari-hari. Berikut beberapa situasi umum yang kerap terjadi saat Lebaran dan alternatif penataan yang bisa diterapkan secara praktis.

 

  1. Kursi Duduk Tidak Mencukupi

Ketika tamu datang bersamaan, kursi di ruang tamu sering kali tidak cukup. Akibatnya, sebagian tamu berdiri atau berpindah ke area lain yang kurang nyaman untuk berbincang.

Solusinya bukan menambah furnitur permanen, melainkan menyediakan opsi tambahan yang fleksibel. Kursi lipat seperti TORPARO dapat disimpan sehari-hari dan digunakan saat dibutuhkan. Setelah acara selesai, ruang dapat kembali seperti semula tanpa terasa sesak.

 

  1. Area Sajian Terpusat dan Terlalu Padat

Meja utama sering menjadi pusat semua hidangan, mulai dari minuman hingga makanan berat. Kondisi ini membuat tamu sulit bergerak dan tuan rumah kerepotan mengatur ulang sajian.

Pembagian fungsi meja dapat membantu. Meja tambahan berukuran ringkas atau troli serbaguna seperti RÃ…SKOG bisa dimanfaatkan untuk memisahkan minuman dan kudapan dari hidangan utama. Dengan distribusi yang lebih rapi, alur pergerakan tamu menjadi lebih lancar.

 

  1. Barang Mudah Menumpuk di Ruang Tamu

Tas, kemasan makanan, hingga mainan anak sering kali menumpuk di area utama saat rumah ramai. Tanpa tempat penyimpanan yang jelas, ruangan cepat terlihat penuh.

Menggunakan penyimpanan tertutup dapat menjadi langkah praktis. Kotak seperti VESSLA atau kabinet dengan pintu memungkinkan barang disimpan dengan cepat tanpa perlu merapikan secara detail di tengah suasana sibuk.

 

  1. Rumah Terasa Sama Seperti Hari Biasa

Meski sudah dibersihkan, suasana rumah kadang tidak terasa berbeda karena tidak ada elemen yang diperbarui.

 

Penyegaran sederhana melalui tekstil dapat memberi perubahan visual yang signifikan. Mengganti sarung bantal, taplak meja, atau tirai adalah cara yang lebih efisien dibanding mengganti furnitur besar, namun tetap memberi nuansa berbeda saat tamu datang.

 

  1. Peralatan Makan Tidak Seragam

Banyak keluarga memiliki koleksi peralatan makan yang beragam sehingga tampilan meja terlihat kurang menyatu.

Pendekatan yang lebih fleksibel dapat diterapkan dengan memadukan koleksi yang sudah ada dengan tambahan baru secara selektif. Seri minimalis seperti UPPLAGA, misalnya, dapat dikombinasikan dengan mangkuk bercorak seperti ENTUSIASM untuk menciptakan tampilan yang lebih dinamis tanpa perlu membeli satu set lengkap.

 

Penyesuaian-penyesuaian tersebut pada dasarnya bertujuan sama. Yaitu, membuat rumah lebih adaptif terhadap lonjakan aktivitas musiman tanpa menambah beban jangka panjang. Fokusnya bukan pada kesan visual semata, melainkan pada kemudahan bergerak, menyimpan, dan menyajikan.

 

Sejalan dengan periode persiapan Hari Raya, IKEA Indonesia menghadirkan periode SALE mulai 26 Februari hingga 5 April 2026 dengan potongan harga hingga 80% untuk lebih dari 1,000 produk pilihan serta tambahan diskon 10% bagi anggota IKEA Family. Program ini tersedia di seluruh toko IKEA Indonesia serta pembelian melalui kanal online dan marketplace.

 

Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, menambahkan bahwa persiapan Lebaran seharusnya tidak menjadi sumber tekanan tambahan bagi keluarga. “Rumah tidak harus terlihat sempurna untuk bisa menyambut tamu dengan baik. Selama ruangnya nyaman digunakan dan berfungsi sesuai kebutuhan, itu sudah cukup. Kami ingin masyarakat merasa lebih ringan dalam mempersiapkan rumah, tanpa merasa harus mengubah semuanya.”

Dengan pendekatan yang lebih realistis dan fungsional, persiapan Lebaran dapat difokuskan pada kelancaran aktivitas dan kenyamanan bersama, bukan pada standar kesempurnaan yang belum tentu relevan dengan kondisi setiap rumah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai inspirasi dan penawaran spesial Lebaran, kunjungi toko IKEA Indonesia terdekat atau situs resmi www.IKEA.co.id.

-SELESAI-

Tentang IKEA

Visi IKEA adalah untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau sehingga lebih banyak orang dapat membelinya.

 

IKEA didirikan oleh Ingvar Kamprad di Småland, Swedia bagian selatan pada tahun 1943, saat ia berusia 17 tahun. Nama perusahaan ini merupakan singkatan dari inisial namanya, IK, E kependekan dari Elmtaryd, nama peternakan di mana ia tumbuh, dan A kependekan dari Agunnaryd tempat di mana peternakan itu berada.

 

Konsep IKEA berbasis pada pengetahuan yang menyeluruh tentang kebutuhan dan fungsi kehidupan di rumah, dengan memadukan pengalaman penggunaan material serta teknik produksi. IKEA memiliki pengalaman 80 tahun dalam mengembangkan dan menampilkan rangkaian produk IKEA.

 

Toko IKEA menghadirkan rangkaian perabot rumah tangga yang didesain dengan baik, fungsional, diproduksi melalui riset dan pengembangan, quality control yang ketat, serta dengan memperhatikan keberlanjutan jangka panjang.

 

Produk-produk IKEA memiliki desain sederhana, multifungsi, dan memiliki banyak manfaat yang tak terlihat. Produk IKEA dikemas datar, sehingga memungkinkan konsep “do-it-yourself” dan harga yang lebih terjangkau untuk produk yang dibuat oleh para desainer.

 

Bisnis IKEA di Indonesia dikelola di bawah hak waralaba eksklusif yang diberikan kepada PT Rumah Mebel Nusantara. Toko IKEA pertama di Indonesia dibuka di Alam Sutera pada 15 Oktober 2014, disusul toko kedua, ketiga, dan keempat yang dibuka di Sentul City, Kota Baru Parahyangan, dan Jakarta Garden City pada 28 November 2019, 28 Maret 2021, 16 September 2021 masing-masing. Kemudian IKEA Bali dibuka pada 18 November 2021, IKEA Mall Taman Anggrek pada 7 April 2022 sebagai city store pertama, dan IKEA Surabaya pada 15 Desember 2022.

0

Posting Komentar

-->