CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Setelah Di Culik dan Di Preteli Perhiasannya, Kasinem Warga Tinggarjaya Di Buang Di Wangon

Setelah Di Culik dan Di Preteli Perhiasannya, Kasinem Warga Tinggarjaya Di Buang Di Wangon


BANYUMAS - Penculikan dan perampasan dengan kekerasan terjadi di wilayah Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas. Korban bernama Kasinem (49 tahun) warga RT 2 RW 11 Desa Tinggarjaya tersebut saat itu sedang menjemur Kacang didepan rumahnya. Tiba tiba datang mobil jenis minibus berwarna kecoklatan dan keluar orang berpura pur menanyakan alamat, Rabu sore (7/10/2020).

Dijelaskan Kasinem bhws tidak tahu alamat dimaksud, Ia pun ingin segera pergi, namun penumpang mobil tersebut memaksa untuk masuk ke dalam mobil. Setelah didalam mobil ternyata berisi 3 orang yang memaksa Kasinem untuk menyerahkan perhiasan yang dikenakan.


Didalam mobil Kasinem sempat memberontak dan berteriak namun tidak ada orang yang mendengar. Pelaku membawa korban hingga ke Wangon. Didalam mobil pelaku menutup kepala kasinem dengan tas kresek dan munyumpal mulutnya dengan tissu. Setelah berhasil merampas perhiasan, Kasinem di buang di Depan Kantor pertanian Desa Banteran Wangon.

"Awalnya orang itu tanya alamat ke saya, dan saya bilang tidak tahu, namun orang didalam mobil itu memaksa saya masuk, lalu pintu mobil langsung di kunci."Kata Kasinem.

Setelah diturunkan ditengah jalan sekitar pukul 15:00 WIB ,Kasinem di tolong oleh tukang becak yang kebetulan lewat, namun tidak sempat mengejar pelaku.

Petugas Kepolisian yang mendapat informasi langsung ke TKP dan mengumpulkan barang bukti tissue yang dibuang pelaku. Setelah itu korban ditemani Puryono Keponakannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wangon, namun karena kwjadian tersebut berada diwilayah hukum Polsek Jatilawang, kasusnya di tangani Polsek Jatilawang.

Dari kejadian tersebut korban mengalami luka ringan bekas cakaran dan shock. Perhiasan berupa gelang seberat 14 gram dan kalung 6 gram berhasil dirampas pelaku. (*)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment