74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Hiasan Lampu Dari Pipa Pralon Karya Warga Desa Sokawera Cilongok


Samsul Maarif (39) Warga Rt. 005/02 Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok Dengan Karyanya Hiasan Lampu Dari Pipa pvc

BANYUMAS - Berawal dari suka menggambar, Samsul Maarif (39) warga RT. 005/02 Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, berhasil membuat lukisan di atas pipa pralon (pvc) menjadi lampu hias. 

Karya Samsul itu terwujud berkat dorongan temannya pada tahun 2018 lalu. 


"Awalnya saya sedang berpikir bagaimana caranya memanfaatkan barang bekas pipa pralon menjadi sesuatu yang bermanfaat,"katanya kepada media di rumahnya, Desa Sokawera, Cilongok, Selasa (15/9/2020). 

Kemudian, Samsul mencoba kegemarannya tersebur dibuat di bekas pipa pralon tadi. 

Karena tidak ada cahaya, atas saran temannya untuk ditambah lampu agar kelihatan gambarnya. 

"Setelah jadi, atas saran teman untuk menambah lampu didalamnya akhirnya jadi gambarnya terlihat,"ucapnya.


Untuk cara membuatnya, gambar Samsul itu ditempel di bekas pipa pralon kemudian baru diukir dengan mesin. 

"Awalnya grogi, karena tidak terbiasa pakai mesin untuk mengukir di pipa pralon," tuturnya. 

Setelah itu lampu-lampu hias karya Samsul itu sudah banyak terjual ke Kalimantan, Bekasi, dan Wonosobo.

"Untuk harga mulai dari Rp. 90 ribu sampai Rp. 120 ribu sesuai kebutuhan pemesan dan juga tingkat kesulitan pembuatannya,"ungkapnya.


Bahkan di masa pandemi covid 19, tidak menjadi halangan bagi Samsul untuk terus memenuhi pesanan dari pembelinya.

"Insya Allah, masa pandemi covid 19 bukan kendala, pesanan masih tetap ada," pungkasnya. 

Sementara hasil-hasil kreativitas Samsul Maarif itu berada di bawah naungan Kelompok Usaha Bersama (Kube) Ngudi Mulyo yang digagas oleh Sulistya selaku Pembinanya. 

"Saya senang dengan orang-orang yang kreatif sehingga saya bersama teman-teman menggagas kelompok usah bersama yang tidak terbatas pada satu produk salah satunya kerajinan tangan lampu hias dari pvc ini," kata Sulistya Kepala Dusun I Desa Sokawera, Cilongok. 

Selain kerajinan tangan, Kube yang dirintis sejak akhir tahun 2018, memiliki banyak usaha diantaranya pertanian, kerajinan bambu dan kerajinan kayu. 

Bahkan, pihaknya pernah mendapat bantuan peralatan dari kementerian perindustrian dan perdagangan. 

"Bantuan peralatan itu kami dapat diawali dengan program pelatihan kepada warga yang punya usaha, 
"katanya.

Dari kreativitas warga tersebut, pihaknya sudah menyampaikan usulan ke Desa agar terus dilakukan pendampingan. 

"Hanya saja kendala kami itu pada masalah hak cipta, kami belum punya link kesana sehingga produk kreativitas warga bisa saja sudah ada punya ditempat lain," tuturnya. 

Namun demikian, dengan adanya karya dari warganya itu, dia berharap masyarakat mengenal terlebih dahulu baru nanti sedikit demi sedikit bicara keuntungannya. 

"Harapan saya dengan orang mengenal, nanti warga itu sendiri yang akan menikmati hasilnya dari sisi keuntungan dan juga kesejahteraannya meningkat"imbuhnya.(Rama) 
0

Posting Komentar