74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Di Popda SMA Sederajat Tingkat Jateng, Banyumas Hanya Kirim Atlet Dari 6 Cabor


Foto: Istimewa

Purwokerto, Tertundanya beberapa kegiatan akibat pandemi covid-19, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan surat keputusan nomor 426/1190 tertanggal 5 Mei 2020 mengenai pembatalan dan perubahan jadwal kalender even.

Salah satunya yang mengalami perubahan jadwal itu adalah pekan olahraga pelajar daerah (Popda) tingkat SMA sederajat yang seharusnya dilaksanakan dari 16-19 Maret menjadi Oktober mendatang.

Selain perubahan jadwal, cabang olahraganya pun mengalami pengurangan menjadi delapan cabor.

Ke delapan cabor yang dipertandingkan tersebut yaitu bola basket, bola voli, pencak silat, sepak takraw, sepak bola, tenis meja dan tenis lapangan. 

Menanggapi adanya surat dari Disporapar Jateng itu, Kasie prestasi olahraga dan pendidikan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Lilik Gunawan mengatakan, dalam surat dari Disporapar Jateng itu menyebutkan pembatalan tersebut berkaitan dengan pembatasan kerumunan massa kegiatan keolahragaan, penyesuaian jadwal dan refocusing serta efesiensi anggaran kegiatan untuk dialokasikan kegiatan penanganan covid-19 yang menjadi pandemi di dunia. 

Sedangkan pelaksanaan POPDA SD dan SMP/Sederajat yang sedianya akan dilaksanakan pada bulan April dan Juni 2020, kata Lilik,  dibatalkan.

"Jadi hanya Popda SMA sederajat yang akan dilaksanakan Oktober mendatang," ungkapnya di kantor Dinporabudpar Banyumas kompleks GOR Purwokerto, Rabu (24/6/2020). 

Untuk Popda SMA tingkat provinsi lanjut Lilik, dari delapan cabor, Banyumas hanya mengikuti enam cabor saja. 

"Karena dua cabor yaitu Bola Voli dan  Sepak Bola tidak lolos," jelasnya. 

Dari enam cabor, kata Lilik, hanya ada satu cabor  yang diharapkan bisa meraih prestasi. 

"Keenam cabor, hanya sepak takraw yang diharapkan membawa pulang prestasi karena tahun kemarin dua medali emas diraih oleh atlet kita," tutupnya.(Rama)