CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sakit Yang Diderita Belum Jelas, Gadis Belia Ini Harus Berbaring Di Tempat Tidur

Sakit Yang Diderita Belum Jelas, Gadis Belia Ini Harus Berbaring Di Tempat Tidur



Foto: Rama

Purwokerto - Awalnya hanya sakit pegal biasa yang akhirnya menyebabkan Apriliana Azzahra  (13) harus berbaring di tempat tidur selama 3 bulan.

Putri pasangan Suhad (41) dan Mulyati (40) yang tinggal di kelurahan Berkoh, kecamatan Purwokerto Selatan itu bermula dibawa ke puskesmas, namun oleh pihak puskesmas dirujuk ke RSUD Banyumas. 

"Namun di RSUD Banyumas dirujuk ke Solo, tapi kami tidak percaya, terus kami ke margono, wiradadi, ananda juga, semuanya merujuk ke Solo," ungkap Linda Sukenti dari perwakilan keluarga Suhad kepada CTV.co.id di kediaman Apriliana Azzahra, Berkoh, Purwokerto Selatan, Rabu (11/3/2020). 

Di Solo, lanjut Linda, Azzahra panggilan akrab Apriliana, diperiksa ke RS Orthopaedi Solo. 

"Disana di cek pertama darah dan di ronsen, kemudian disuruh pulang," tuturnya. 

Menurut Linda Sukenti yang juga budhe dari Azzahra, keponakannya tersebut tidak bisa dirawat sehingga harus pulang. 

"Selain pulang pergi dan juga lamanya karena menunggu hasil pemeriksaan," kata Linda. 

Bahkan di Orthopaedi RS Margono Purwokerto, kata Linda, Azzahra sempat di bioxit. 

"Karena ingin yang paling dekat jadi dicoba di RS Margono bisa dan di bioxit tapi disuruh kembali ke Solo lagi," ujar Linda. 

Karena di bioxit, kata Linda, luka Azzahra hanya di perban dan tidak di kasih obat. 

"Ini bukan kanker tulang,  kemarin terakhir itu baca MRI,  saya yang kesana juga, dia bilang ini pertama tumor ganas, tumor ganas ini sudah masuk ke kanker tulang, coba di kemo di Muwardi, tapi tidak boleh karena anaknya harus dibawa," kata Linda. 

Rencananya lanjut Linda, Azzahra akan dibawa dan dicek ulang ke RS Muwardi Jebres Solo. 

Azzahra sendiri sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit di Solo, mulai dari Suharso, DKT Slamet Riyadi, terus Muwardi. Bolak balik karena tidak boleh menginap," ungkapnya

Selain pemeriksaan medis, kata Linda, keponakannya itu juga diperiksakan secara alternatif di Purworejo. 

"Biayanya saja untuk herbal 1,6 juta untuk 20 hari,"jelasnya.

Apriliana Azzahra sendiri mulai tidak bisa beraktivitas dan berbaring di tempat tidur sebelum sekolahnya melakukan study tour. 

Ketika ditanya dari sekian pemeriksaan yang dilakukan di sejumlah rumah sakit, kata Linda, belum ada diagnosa yang pasti. 

"Diagnosa secara spesifik ga jelas, cuma bilang ini tumor ganas mau ke kanker, tapi tulangnya masih bagus setelah diperiksa ronsen," tandas Linda. 

Bahkan dokter, lanjut Linda, untuk segera di kemo di RS Muwardi. 

"Pilihannya hanya dua, di kemo atau diamputasi," katanya. 

Dengan orang tuanya yang berpenghasilan pas pasan yaitu ayah Azzahra hanya pengantar makanan anak-anak, tentu biaya satu juta rupiah untuk sekali pemeriksaan ke Solo, berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkan. 

"Untuk sewa mobil saja bisa satu juta belum obat obatan untuk menghilangkan rasa nyerinya. Memang kami sedang urus BPJS tapi tidak cukup itu saja," imbuh Linda. 

Untuk mencukupi pengobatan Azzahra, tambah Linda, pihak sekolah sedang berupaya meminta bantuan Baznas. 

Bagi para dermawan yang ingin membantu meringankan penderitaan gadis belia yang masih duduk di kelas VII Mts model bisa menghubungi orang tuanya Suhad di nomor telpon genggam 085328525174.(Rama) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.