CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Di Tahun 2020, PT. KAI (Persero) Butuh 1.166 Tenaga Baru Dengan 15 Formasi

Di Tahun 2020, PT. KAI (Persero) Butuh 1.166 Tenaga Baru Dengan 15 Formasi


Foto: Rama

Purwokerto - Dalam pameran bursa kerja (Job Fair) Banyumas 2020 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) Kabupaten Banyumas di GOR Satria Purwokerto dari 21 sampai 22 Pebruari 2020, PT. KAI (Persero) merupakan salah satu dari 20 perusahaan yang ikut pameran tersebut. 

Di hari pertama, stand PT. KAI (Persero) yang menempati gedung serba guna komplek GOR Satria itu, puluhan pelamar dari wilayah Banyumas dan luar Banyumas tampak sudah berdatangan  lebih awal sebelum dibuka secara resmi oleh Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein. 

Setelah dibuka secara resmi oleh Bupati, Vice President SDM PT. KAI (Persero) Johanes menjelaskan, keikutsertaan BUMN nasional itu adalah yang pertama kalinya di pameran bursa kerja di Banyumas. 


Dan pada tahun 2020, lanjut Johanes, PT. KAI (Persero) menyediakan 1.166 tenaga dengan 15 formasi. 

"Tahun ini kita buka 1.166 dengan 15 formasi. Dan tahun ini juga PT. KAI buka formasi masinis wanita, tenaga PPKA, tenaga sarana dan prasarana," terang Johanes kepada CTV.co.id di GOR Satria Purwokerto, Jum'at (21/2/2020). 

Terkait begitu banyaknya peminat yang ingin gabung dengan BUMN Nasional itu, Johanes menyebutkan penyeleksiannya sangat ketat, bahkan ada lima tahapan yang harus dilalui oleh pelamar. 


"Seluruh tahapan kita ketat. Jadi kita PT. KAI ada lima tahapan rekrut, yang pertama administrasi yang sedang berjalan, yang kedua kesehatan awal, yang ketiga tahapan tertulis, yang keempat tahapan wawancara dan yang kelima tahapan kesehatan akhir. Jadi seluruh tahapan dilakukan secara ketat," pungkas Johanes. 

Dari 1.166 pegawai yang diterima nantinya, kata Johanes, akan didistribusikan kesembilan 9 Daop dan empat divre. 

"Harapan kita di Banyumas Job fair ini, kita dapat SDM yang unggul yang siap pakai, yang siap bantu kita yaitu tenaga yang muda-muda dalam membangun masa depan kereta api Indonesia," tutup Johanes. (Rama) 




Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.