74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Bupati Achmad Husein Ikuti Donor Darah

Purwokerto- Bupati Banyumas Ir Achmad Husein ikut mendonorkan darahnya Senin (25/2/2019) di Pendopo Sipanji Purwokerto. Donor darah tersebut digelar oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Banyumas berkerja sama dengan PMI dan Panitia Hari Jadi Banyumas, dalam rangka ikut serta memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang 448. 


Menurut Bupati kegiatan donor darah ini bermanfaat untuk bisa membantu sesama dan masyarakat yang membutuhkan. Serta secara kesehatan juga memberikan manfaat bagi pendonor itu sendiri karena dapat meningkatkan produksi sel darah merah yang baik untuk kesehatan.


"Mendonorkan darah ini termasuk tindakan yang mulia, karena darah yang diberikan sangat berarti bagi kelangsungan hidup seseorang yang membutuhkan, bahkan pendonor darah itu saya katakan orang setengah malaikat yang dapat menghalangi Malaikat Isroil mencabut nyawa seseorang, karena darah yang disumbangkan" katanya. 


Untuk itu Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdonasi dan sumbangsih dengan menyumbangkan darah. Selain Bupati, ratusan pendonor dari berbagai daerah ikut berpartisipasi dalam aksi sosial Bamag.


“Kami bangga atas apa yang dilakukan oleh Bapak Bupati dan beberapa karyawan pemkab, serta warga masyarakat atas aksi kemanusiaan ini,” kata Ketua Bamag Pendeta Agustinus Ponidjo.

Pendeta Ponidjo mengatakan bahwa organisasinya mempunyai misi rukun, berkualitas dan berdampak. Rukun artinya rukun baik inter maupun antar umat. Inter artinya rukun dengan saudara saura yang sama keyakinannya sedangkan antar adalah rukun dengan umat yang berkeyakinan lain. Berkualitas artinya dilakukan dengan pembinaan dengan para pemimpin dan tokoh-tokoh umat untuk bersama sama meningkatkan keimanan.


“Kemudian berdampak artinya kegiatan yang keluar berbagi kasih dengan orang yang yang mampu, menyantuni anak yatim, donor rah, berobat gratis dan lainya sebagainya,” jelasnya


Pendeta Ponidjo menambahkan setiap memperingati Ulang Tahun Banyumas pihaknya selalu mengadakan kegiatan donor darah, termasuk peringatan hari besar lainya seperti peringatan HUT Kemerdekaan RI. Misinya adalah bagaimana Badan Musyawarah Antar Gereja ini memberi dampak dan manfaat untuk masyarakat Banyumas secara umum.


Pada kegiatan donor darah kali ini menargetkan diperoleh 400 kantong darah. Hal itu diperoleh dari warga gereja, sekolah-sekolah teologi yang ada, santri pesantren An Najah, pesantren LDII dan masyarakat umum termasuk Bupati Banyumas, Pegawai Pemkab, TNI dan polisi.


Sementara untuk alasan diadakannya hadiah doorprize, Pendeta Ponidjo menjelaskan hal tersebut semata-mata sebagai tanda kasih dan hanya untuk penarik saja. Karena menurutnya, pendonor biasanya memang punya jiwa sosial tinggi.


“Doorprize langsung diundi setelah pendonor melakukan pengambilan darah selesai, ratusan hadiah termasuk 5 liontin diberikan kepada pendonor yang beruntung” pungkas Ponidjo.


Sampai berita ini dibuat lebih dari 312 kantong darah berahasil dikumpulkan sementara pendaftaran ditutup sampai jam 14.30 WIB, sementara puluhan calon pendonor masih antri dengan setia.

0

Posting Komentar