74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Jelang Ramadhan 1443 H, Harga Kebutuhan Pokok di Banyumas Merangkak Naik

Foto : Istimewa



CTVINDONESIA, BANYUMAS - Sepekan menjelang Puasa Ramadhan 1443 H, beberapa harga kebutuhan bahan pokok seperti beras hingga gula pasir di pasar dan toko di Kabupaten Banyumas mulai merangkak naik.


Dari pantauan Jumat sore (25/3/2022) di toko Amindo Wangon harga jelang Puasa Ramadhan 1443 H,  beras yang sehari sebelumnya dibeli dengan harga Rp 9000 per kilonya, sekarang naik menjadi Rp. 10.800,-.


Sedangkan gula pasir saat ini berkisar Rp.16.000,-  perkilo, padahal sebelumnya harga sebesar Rp. 14000. Kenaikan juga terjadi pada telur yang naik 2000 rupiah setelah sebelumnya dibeli dengan harga Rp.22.500,-.


Menurut salah satu penjaga toko bernama Randika Laras Prameswari kenaikan  disebabkan faktor hari hari menjelang puasa ramadhan. Hal lain juga dari pihak distributor yang menaikan harga ke toko.


"Belakangan memang cenderung toko ditempat kami mengalami kenaikan harga  hal itu disebabkan karena jelang ramadhan, "kata Laras.


Ditambahkan penjaga toko Amindo lainnya, Tiara Giri Anjani menjelaskan hampir dua bulan ini, beberapa jenis kebutuhan telah mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng, cabai rawit yang naik-turun, termasuk harga telur ayam buras.


Sementara pengelola toko Amindo, Dani Kristanti mengatakan bahwa kenaikan selalu terjadi terutama sepekan menjelang Ramadhan. Hal ini pun juga terjadi di tahun tahun sebelumnya.


" Wajar mas ketika jelang Ramadhan selalu ada kenaikan harga, dan sudah disesuaikan dengan kondisi pasar, namun saya berharap agar pemerintah juga bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok,"katanya.


Sedang di pasar tradsional Wangon, kenaikan juga terjadi pada bahan pokok seperti cabe rawit. Sri Budiarti salah satu pedagang mengatakan, harga cabai rawit dari Rp 48 ribu kini naik menjadi Rp 49 ribu perkilogram.


“Sebelumnya malah pernah naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram mas, apalagi jelang Puasa Ramadhan 1443 H,”ujarnya.(*)

Posting Komentar

Posting Komentar

close
close