74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Unsoed Gelar Eurasia Foundation Lecture Series 2026, Bahas Ekonomi Kesehatan di Asia

 


CTVINDONESIA, PURWOKERTO – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menggelar kegiatan akademik bertaraf internasional melalui Eurasia Foundation Lecture Series 2026. Program yang merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed dengan Eurasia Foundation (from Asia) ini menghadirkan kuliah umum yang melibatkan akademisi dan peneliti dari berbagai negara di Asia.


Kegiatan yang telah memasuki seri ketiga tersebut dilaksanakan secara luring pada Sabtu (7/3/2026) di Aula Fakultas Peternakan Unsoed. Program ini menjadi bagian dari rangkaian 15 seri perkuliahan internasional yang dijadwalkan berlangsung secara hybrid—gabungan daring dan luring mulai Februari hingga Juni 2026.


Koordinator Lecture Series Unsoed, Dian Bayu Firmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran lintas disiplin yang mempertemukan perspektif global dengan konteks lokal bagi mahasiswa.


“Program ini bertujuan memperluas wawasan internasional mahasiswa, memperkuat jejaring akademik global, serta menghadirkan pengalaman perkuliahan bertaraf internasional di lingkungan kampus,” ujarnya.


Dalam seri ketiga tersebut, hadir sebagai narasumber utama Budi Aji, Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Unsoed. Dalam kuliah bertajuk “Health Economics in Asian Region: Providing an Equitable Healthcare for All,” ia memaparkan pentingnya pendekatan ekonomi kesehatan untuk memastikan sistem layanan kesehatan yang adil dan merata di kawasan Asia.


Menurutnya, salah satu tantangan besar yang dihadapi banyak negara di Asia adalah bagaimana menjamin akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa menimbulkan kesenjangan sosial di masyarakat.


“Pendekatan ekonomi kesehatan menjadi penting untuk memastikan pembiayaan dan distribusi layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” kata Budi.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua LPPM Unsoed, Elly Tugiyanti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan Eurasia Foundation Lecture Series merupakan langkah penting dalam menghadirkan standar pembelajaran internasional di lingkungan kampus.


Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pakar berbagai negara dan memperkaya perspektif akademik lintas disiplin ilmu.


Sebelumnya, pada seri kedua, perkuliahan dilaksanakan secara daring dengan menghadirkan pembicara dari Waseda University, yaitu Mutia Kusumawati.

Rangkaian Eurasia Foundation Lecture Series 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai universitas di kawasan Asia dan Australia, dengan tema yang beragam mulai dari pembangunan berkelanjutan, kerja sama regional Asia, komunikasi lintas budaya hingga ekonomi kesehatan.


Setiap sesi diikuti sekitar 150 hingga 200 mahasiswa dari berbagai fakultas di Unsoed. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlihat antusias mengikuti diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan sistem kesehatan di Asia, kebijakan pembiayaan kesehatan, hingga peran generasi muda dalam mendorong sistem kesehatan yang lebih inklusif.


Program ini masih akan berlanjut dengan 12 seri perkuliahan lainnya yang menghadirkan tema-tema akademik dari berbagai disiplin ilmu. Melalui kegiatan ini, Unsoed diharapkan semakin memperkuat posisinya dalam jejaring pendidikan tinggi internasional serta membuka ruang pertukaran gagasan akademik bagi mahasiswa dan dosen.


0

Posting Komentar

-->