Jateng Dirumah Saj, BMT Amanah Indonesia Ajibarang Bagi Sembako -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Jateng Dirumah Saj, BMT Amanah Indonesia Ajibarang Bagi Sembako

Redaksi
Jumat, 05 Februari 2021

 

Foto: istimewa

BANYUMAS - Masa pandemi Covid-19 memaksa sebagian orang harus tinggal di rumah dan tidak bekarya. Alhasil banyak pekerja terutama pedagang dan pekerja harian yang mengandalkan pendapatan dari kerja harian tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih ada himbauan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahwa tanggal 6-7 Februari 2021 untuk tetap dirumah saja .Menanggapi hal itu, Jumat siang (5/2/2021) BMT Amanah Indonesia melalui CSR Baitul Maal Amindo ikut peduli pada masyarakat kurang mampu  di 12 tempat membagikan sembako untuk dua hari kedepan.


Ada 120 paket sembako yang dibagikan, yang disebar seperti di Ajibarang, Cilacap, Banyums. Bersama turun langsung memantau pembagian sembako tujuannya untuk meringankan beban bagi masyarakat kurang mampu akibat dampak wabah Covid19. 


Direktur BMT Amanah Indonesia melalui Manager Baitul Maal, Daryanto mengatakan, paket sembako sebanyak 120 ini berupa beras, mie instan, minyak goreng, dan guka yang dikemas dalam satu tas paket. "Wabah Covid19 ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian yang mengandalkan pendapatan harian, sehingga pemenuhan kebutuhan hidupnya terganggu. Untuk ikut meringankan beban mereka, sedikit kami berikan bantuan sembako ini,"katanya.


Diungkapkan, pihaknya juga ikut memberi semangat Indonesia Bangkit, meski hanya bantuan sembako  setidaknya dapat meringankan beban bagi masyarakat yang kurang mampu."Semoga pemberian sembako ini bisa bermanfaat bagi meraka yang menerimanya, dan semoga Covid-19 ini segera berakhir,"tandasnya.



DI AJIBARANG, PETUGAS BMT AMINDO TERJUN KE PASAR.



Sementara itu, pembagian sembako di Wilayah Ajibarang sebanyak 23 paket. Bahkan Pimpinan BMT Amindo Ajibarang, Sri Purwaningsih bersama dua stafnya rela berjalan kaki menyusuri keramaian Pasar Ajibarang untuk langsung membagi pada yang berhak. Hal itu dilakukan juga sebagai bentuk silaturahmi pada warga dipasar dan menjaga ketahanan pangan pekerja harian lepas. 


"Pembagian sembako ini untuk meringankan beban para pekerja harian seperti tukang panggul, tukang sapu, Demikian pula untuk pelayan warung, "katanya.


Pembagian dilakukan langsung saat para pekerja sedang santai usai melakukan pekerjaannya.Kuswanto, salah satu pekerja panggul di sebuah toko kelontong mengaku kaget dan bersyukur saat sedang istirahat tiba tiba mendapat sembako. Menurutnya selama pandemi covid19 dirinya bekerja keras untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sebagai tukang panggul Pasar Ajibarang.


Sehari hari Kuswanto mengatakan hasinya hanya cukup untuk makan sehari saja. Sehingga bila tidak bekerja , maka harus berpikir keras untuk dapat penghasilan lainnya. Apalagi himbauan Pemerintah untuk Jateng Dirumah Saja selama dua hari cukup membuat dirinya khawatir tidak ada pemasukan.


"Alhamdulillah ini mas tiba tiba ada rejeki dari BMT Amanah Indonesia yang ada di Ajibarang kasih sembako, lumayan sangat bermanfaat buat stok dua hari sabtu dan minggu, bersama keluarga,"katanya.


Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan himbauan Jateng Dirumah Saja agar dilaksanakan di beberapa Kabupaten yang mempunyai resiko cukup tinggi terhadap penyebaran Covid19 seperti di Banyumas. Bahkan Pemerintah Kabupaten Banyumas gencar melakukan sosialisasi agar mengikuti himbauan Gubernur Jawa Tengah.(*)