Untuk Kembalikan Kejayaan Prestasi Olahraga Banyumas, Dibutuhkan Penyegaran KONI -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Untuk Kembalikan Kejayaan Prestasi Olahraga Banyumas, Dibutuhkan Penyegaran KONI

Rama Prasetyo
Minggu, 17 Januari 2021


PURWOKERTO - Untuk mengembalikan kejayaan prestasi olahraga, Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Ir. Achmad Husein bersama sejumlah pengurus cabor sepakat perlu adanya penyegaran di tubuh organisasi induk olahraga yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Hal itu terungkap dalam pertemuan gendu-gendu rasa antara Bupati Banyumas Achmad Husein dengan sejumlah pengurus cabor di pendopo si panji, akhir pekan lalu.

Menurut Ketua Umum Pengkab Asosiasi Bola Tangan Indonesia, ABTI Banyumas Wikan Agung Winasis, kesamaan pemikiran Bupati dengan sejumlah pengurus cabor berkaitan akan diselenggarakannya musyawarah Olahraga Kabupaten Banyumas (Musorkab) pada bulan Maret mendatang.

"Jadi intinya kami dari cabor bola tangan sama dengan cabor-cabor lainnya satu pemikiran dengan Bapak Bupati perlu adanya perubahan atau singkat kata ada penyegaran dalam kepengurusan KONI agar prestasi olahraga Banyumas kembali jaya seperti dahulu kala," jelasnya di Purwokerto, Minggu (17/1/2020).

Cabor-cabor satu pemikiran dengan Bupati, kata Wikan, karena ingin adanya perubahan, berbicara masalah KONI muaranya adalah prestasi.

"Prestasi olahraga itu berdampak langsung pada nama baik Kepala daerah atau Kabupaten, jadi perlu ada perubahan atau penyegaran kepengurusan di tubuh KONI,"ujarnya.

Mengingat selama ini, lanjut Wikan, apa yang diminta KONI selalu di penuhi oleh Bupati tapi kalau capaian prestasinya tidak terpenuhi tentu perlu ada perubahan.
Wikan menilai kepengurusan KONI yang sekarang bukannya tidak baik namun masih banyak kekurangannya.

"Kepengurusan yang sekarang bukannya tidak baik, tapi masih ada kelemahan-kelemahannya," ucapnya.

Dia hanya mengingatkan agar dalam pelaksanaan Musorkab nanti tidak boleh ada satu pihak manapun yang bisa intervensi karena suara itu ada di cabor-cabor.

"Jadi Musorkab harus sesuai AD/RT dan tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun, hanya cabor yang punya suara," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum Pengkab Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Banyumas R. Adi Susanto.

"Intinya sama dengan cabor bola tangan dan cabor-cabor lainnya, kami di Perbasasi juga ingin adanya perubahan atau penyegaran kepengurusan KONI," ungkapnya.

Selama ini kata R. Adi Susanto, kepengurusan yang sekarang sudah baik, namun masih ada kekurangannya.

Tentu, lanjut Adi, dengan penyegaran kepengurusan nantinya diharapkan prestasi olahraga Banyumas yang belum tercapai bisa kembali berjaya tidak hanya di tingkat provinsi namun di tingkat nasional sekalipun.

Menjelang pelaksanaan Musorkab pada bulan Maret, akan segera dibentuk formatur.
(Ram)