CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mahasiswa KKN UMP Sosialisasi Penggunaan Botol Air Minum Kepada Para Petani Di Desa Kalicupak Kidul, Kalibagor

Mahasiswa KKN UMP Sosialisasi Penggunaan Botol Air Minum Kepada Para Petani Di Desa Kalicupak Kidul, Kalibagor


KKN Alternatif Fakultas Sastra Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Di Desa Kalicupak Kidul, Kalibagor

Purwokerto, Mahasiswa KKN Alternatif Fakultas Sastra Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di bawah naungan Dosen Pembimbing Lapangan, Widya Nirmalawati, S.S., M.A, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melakukan sosialisasi bahaya penggunaan botol air minum sekali pakai kepada para petani di Desa Kalicupak Kidul, Kalibagor.

Kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok KKN Fakultas Sastra berkolaborasi dengan pihak Gapoktan Desa Kalicupak Kidul tersebut dilakukan sebagai bentuk kegiatan program kerja peduli lingkungan dan kesehatan masyarakat, Senin (3/8/2020). 


Ketua Gapoktan Desa Kalicupak Kidul, Novian Bodi K. menyambut baik kegiatan yang dilakukan para mahasiswa karena kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan, sekaligus semakin meningkatkan kesadaran petani terutama dalam upaya mengurangi sampah plastik.

Penggunaan botol plastik sekali pakai yang dapat menganggu tingkat kesuburan tanah, kata Novian Bodi, tentunya juga berdampak buruk bagi kesehatan petani itu sendiri.

"Program ini bagus, bagus untuk kesehatan petani. Selama ini memang mereka banyak menggunakan botol minuman sekali pakai karena lebih ekonomis," ungkapnya di Purwokerto, Sabtu (15/8/2020). 


Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Alternatif Fakultas Sastra UMP Luh Mutia M.P yang menginisiasi program kerja sosialisasi itu menjelaskan kegiatan tersebut memberikan edukasi terkait tentang bahaya penggunaan botol air minum sekali pakai terhadap lingkungan dan kesehatan serta menjelaskan tentang jenis botol yang baik untuk digunakan sehari-hari.

“Masih banyaknya para petani di Desa Kalicupak Kidul yang menggunakan botol air minum sekali pakai dan belum mengerti akan bahaya penggunaannya,"terangnya.(Rama)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment