CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ratusan Nelayan Gruduk Kantor HNSI Cilacap

Ratusan Nelayan Gruduk Kantor HNSI Cilacap

                                                                                                                                                                                                                       Foto : Nani
Cilacap - Ratusan nelayan di Cilacap yang tergabung dalam delapan kelompok nelayan mendatangi kantor HNSI ( Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ) di jalan Lingkar Selatan Cilacap, Jumat ( 5/5/2017 ). Mereka menuntut Rumpon dan Pursin ( Cakalang ) di kelautan Cilacap bahkan di seluruh Indonesia minta di tiadakan.

Koordinator Lapangan H. Kardi dengan adanya rumpon dan pursin penghasilan nelayan di Cilacap akan mati semua, apabila nelayan tidak bergerak kasihan anak cucu mereka.

Hadir dalam acara Musyawarah Penyampaian Aspirasi Keluh Kesah Nelayan Kapolsek Cilacap Selatan AKP Totok M, Ketua Kud Mino Saroyo Untung Jayanto, Ketua Dpc HNSI Sardjono, Anggota Dprd Paijan ( Wakil Ketua Hnsi ), Dinas Perikanan dan Kelautan, Ketua kelompok nelayan dan anggota nelayan.

Ketua kelompok nelayan Ppc Tarno mengatakan " Rumpon dan pursin adalah alat tangkap yang di pasang di laut dan membawa hasil yang luar biasa sehingga nelayan kecil di wilayah Cilacap sedikit sekali mendapatkan hasil tangkapan ikan, dulu pukat harimau yang memusnahkan benih sampai ke dasar laut, dan sekarang di tanam rumpon dan pursin, kalo pursin bisa menghabiskan benih di permukaan laut karena bernaung di rumpon jadi ikan tidak mengikuti arus sehingga nelayan kecil yang pasang jaring mengikuti arus tidak mendapatkan hasil ," katanya

Paguyuban Tekong Yugo Harjo Utomo yang menebar rumpon dan pursin adalah pengusaha besar ", Kami nelayan kecil mana mampu menanam alat tangkap rumpon dan selama 5 tahun kami merasakan pedih dengan adanya rumpon dan pursin yang di tanam di lautan Cilacap, kami yakin dengan di basminya rumpon dan kursin maka seluruh nelayan di Indonesia akan mengikuti langkah nelayan di Cilacap , " ujarnya.

Ketua Dpc HNSI Kabupaten Cilacap Sarjono menuturkan akan merespon usulan dari nelayan kalo itu menjadi harapan dari nelayan dengan di hapuskan alat tangkap rumpon dan pursin, apa bila akan mendapatkan hasil yang lebih baik bagi nelayan Cilacap maka Dpc Hnsi Cilacap siap membantu.

" Dalam hal ini rumpon dan pursin yang di tanam adalah sekup Nasional dan kami akan melayangkan surat kepada ibu Mentri apakah dalam hal ini ada kebijakan ," ujar Sarjono.

" Harapan nelayan rumpon dan pursin meminta di tiadakan kami siap melayangkan ke Kementrian Kelautan bisa tidaknya permohonan akan di tindak lanjuti, sedang koordinasi dengan Instansi terkait sepertinya tidak mungkin karena instansi mereka di bawah kementrian kelautan , dengan dasar rapat, perwakilan nelayan dan semua yang hadir dalam rapat ini di mintai tanda tangan dan hasilkan akan di bawa ke sana sebagai acuan dari keinginan nelayan di Cilacap ," ungkapnya.( nani)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.