74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Ini Dia Modal Mayor.Inf. Agus Harimurti Maju Sebagai Calon Gubernur DKI

Banyumas.in-Koalisi Cikeas secara mengejutkan mengusung pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Berbeda dengan Sylviana, nama Agus terbilang jarang disebut sebagai bakal calon gubernur pada nama-nama yang beredar selama ini.

Agus merupakan putra pertama dari Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono. Pria kelahiran 10 Agustus 1978 itu merupakan peraih Adhi Makayasa pada Akademi Militer tahun 2000.
Sebagai perwira menengah di TNI AD dengan pangkat Mayor Infanteri, Agus diketahui mengantongi tiga gelar master, yaitu Master Kajian Strategi dari S Rajaratam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (2006).

Selain itu, Master Administrasi Publik dari John F. Kennedy School of Government, Harvard University, U.S. (2010); dan Master of Arts Leadership and Management dari George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University (2015).
Selain moncer di Akmil, Agus juga menjadi lulusan terbaik di sejumlah sekolah militer, seperti

Kursus Dasar Petugas Infanteri (2001), Kursus Intelejen Tempur (2001), Kursus Petugas Operasi Batalyon (2004) – Lulusan Terbaik, dan Kursus Manuver Karir Kapten, Fort Benning (2011).
Saat ini, Agus tengah ditugaskan sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning.

Namun sebelumnya, dia juga pernah menjalani sejumlah penugasan seperti Kasi 2/Ops Brigade Infateri Lintas Udara 17, KOSTRAD (2011 – 2013); Analis Regional (Amerika Utara) pada Direktorat Jendral Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan (2009 – 2011); serta Komandan Kompi, Batalyon Infanteri Lintas Udara 305, KOSTRAD (2007 – 2009).

Selain penugasan di dalam negeri, Agus juga pernah menjalani penugasan dan joint exercise di luar negeri, seperti Battalion S-3 (Operations), United Nations Peacekeeping Operations, Lebanon (2006 – 2007); Safkar Indopura Exercise, Singapura (2003); Cobra Gold Exercise, Thailand (2008); On the Job Training, Belanda (2011); Garuda Shield, Indonesia (2013), dan Wirra Jaya Ausindo, Indonesia.

Sederet catatan ini akan jadi modal utama Agus untuk menantang Ahok.
Dalam pilkada kali ini, Agus akan berduet dengan Sylviana Murni yang dianggap mewakili sosok birokrat senior di DKI Jakarta dan juga seorang akademisi.

Duet ini meraih dukungan 28 kursi dari empat partai politik yang ada yakni Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebelum resmi mengajukan diri sebagai calon kepala daerah, Agus disebut akan mengundurkan diri dari seorang prajurit dan total terjun ke dunia politik.

Pesan untuk Ahok dari Cikeas

Koalisi Cikeas memberikan pesan khusus kepada pasangan Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang akan bertarung pada Pilkada DKI 2017 nanti. Koalisi ini sebelumnya telah menyatakan dukungannya kepada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

“Tentu mari kita berkompetisi secara fair dan baik, menampilkan cara-cara yang baik ke masyarakat Jakarta. Toh, aturan main diatur di aturan,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Jumat (23/9/2016) dini hari.

Setidaknya, ada empat partai yang memberikan dukungan kepada pasangan Agus-Sylvi. Keempat partai itu yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Jika digabungkan, jumlah kursi yang dimiliki keempat partai itu di DPRD DKI ada 28 kursi. Munculnya nama pasangan Agus-Sylvi, diklaim Hinca, merupakan hasil kesepakatan bulat yang telah diambil bersama.

“Dihitung jumlah kursi juga, Demokrat dan PPP sama saja. Karena itu kita bermusyawarah dengan baik,” ujarnya.

Menurut dia, hari ini kedua orang itu akan meminta izin kepada atasan mereka masing-masing untuk mundur dari kesatuannya.

Agus seperti diketahui masih berstatus sebagia perwira TNI AD aktif yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning. Sedangkan Sylvi saat ini masih menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata.

Setelah keduanya mundur, barulah mereka akan mendaftarkan diri secara resmi ke KPUD DKI Jakarta, Jumat malam.(*)
sumber:beritakita.id/ foto