CTV Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tiga Hari Hilang, Sudirman Ditemukan Tewas di Sungai Tajum Jatilawang

Tiga Hari Hilang, Sudirman Ditemukan Tewas di Sungai Tajum Jatilawang

Cikakak, wangon-Warga korban tenggelam di Sungai Tajum, jatilawang, Banyumas akhirnya di temukan pagi pukul 7 wib (11/2/16). Korban bernama Sudirman yang berusia 55 tahun tersebut merupakan warga Desa Cikakak RT2/6 Wangon, Banyumas yang sejak tiga hari lalu (9/2/16) hilang di sungai Tajum saat hendak pulang kerumah dengan cara menyeberang Sungai pada sore hari menjelang Maghrib. Saat di kabarkan hilang terbawa arus ,pencarian pun langsung di lakukan dengan mengerahkan berbagai unsur seperti Basarnas dan BNPB banyumas, serta para anggota kepolisian dan TNI serta Warga.

Menurut kordinator Tagana Adi Chandra bahwa Sudirman nekad menyeberang kali pada sore hari sehabis pulang bekerja, namun tanpa di duga datang air bah sehingga tidak dapat menyelamatkan diri. Berdasarkan laporan warga yang masuk ke pihak Basarnas dan kepolisian sektor Wangon pada pukul 21.00 wib tim menyiapkan segala keperluan untuk pencarian korban. Namun karena kondisi hujan yang terus menerus terjadi pencarian di lakukan pada pagi hari (10/2/16). Tim Basarnas dan warga melakukan penyusuran sepanjang sungai tajum dari wilayah Cikakak hingga menuju menganti , namun hingga sore hari tetap belum di temukan. Karena hujan pencarian pun di hentikan pada sore pukul 17.00 wib atas petunjuk Kapolsek Wangon AKP Supriyanto.

Setelah pencarian besar besaran tidak membuahkan hasil, tanpa di duga Warga Gentawangi, Jatilawang bernama Sarwono yang hendak ke sungai pukul 7:wib melihat jenasah Sudirman berada di pinggir sungai berada di sela sela bebatuan. Di bantu warga lainnya Sarwono melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Jatilawang. Setelah melakukan kordinasi dengan Polres dan Polsek Wangon segera melakukan evakuasi dari aliran Sungai Tajum yang berada di Jatilawang. Korban langsung di bawa ke puskesmas Jatilawang untuk di lakukan autopsi. Menurut Kapolsek Wangon tidak di temui adanya tanda tanda kekerasan di tumbuh korban.”Ini murni kecelakaan air.”imbuhnya.


Setelah di lakukan autopsy, korban langsung di bawah kerumah duka di Desa Cikakak.Di sambut isak tangis keluarga, jenasah secara resmi di serahkan oleh tim penyelamat, dan rencana korban akan segera di kebumikan di TPU Setempat. (ck)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.